Kenali yang tinggal di dekatmu. Satwa terancam mungkin lebih dekat dari yang kamu kira.
Rumah terakhir mereka
Di hutan yang sama, satwa-satwa besar Sumatra masih bertahan. Setiap hektare yang hilang mempersempit ruang hidup yang tersisa.
Kritis (CR)
Kritis (CR)
Kritis (CR)
Kritis (CR)Taman Nasional Gunung Leuser
Naik ke punggung pegunungan yang masih hijau, tempat empat raksasa Sumatra masih berbagi satu hutan. Di bawah kabut dan gunung, satwa yang tersisa menahan jejak mereka dalam satu perjalanan yang semakin rapat.
Mulai ceritaTaman Nasional Tesso Nilo
Terbang sinematik di atas Tesso Nilo: apa yang tersisa, apa yang hilang, dan siapa yang masih tinggal di dalamnya. Data dan sumber, dirangkai jadi satu cerita.
Mulai ceritaSemua data, dalam satu peta
Deforestasi, konsesi, kawasan lindung, dan perjumpaan satwa, dirangkai jadi satu peta yang bisa kamu putar, miringkan, dan telusuri sampai ke tingkat desa.


Lihat hutan dan pegunungan dalam relief nyata. Miringkan bumi, terbang di atas bentang alam, dan rasakan skalanya.
Observatorium deforestasi & transparansi data lingkungan Indonesia
Gajah dan harimau Sumatra, orangutan Kalimantan, anoa Sulawesi, cenderawasih Papua, satu per satu kehilangan ruang hidup saat hutan berubah menjadi kebun sawit, tambang, dan lahan terbuka. Dari daratan sampai lautnya, kami merangkum data satelit dan sumber publik yang kredibel menjadi satu peta yang mudah dipahami, agar siapa pun bisa melihat apa yang sedang terjadi, memahami konsekuensinya, dan ikut bertindak.
Tentang Mandum Rimba
Mandum Rimba berarti rimba milik kita semua, bukan milik satu perusahaan, satu pemerintah, atau satu generasi, melainkan rumah bersama bagi manusia dan satwa yang hidup di dalamnya. Nama ini lahir dari Aceh, tempat data kami pertama kali bermula.
Mandum Rimba adalah observatorium kepentingan publik yang independen dan nirlaba. Kami tidak menjual data, tidak beriklan, dan tidak berpihak. Kami hanya merangkum data satelit dan sumber publik yang kredibel menjadi satu peta terbuka yang bisa diperiksa siapa saja, seluruh kodenya sumber terbuka, dan setiap angka dapat ditelusuri ke sumbernya.
Untuk satwa
Hutan adalah rumah terakhir bagi gajah sumatera, harimau, dan orangutan. Setiap hektare yang hilang memaksa mereka keluar dan konflik dengan manusia hampir selalu berakhir buruk bagi mereka.
Untuk manusia
Hutan yang gundul di hulu berarti banjir dan longsor di hilir. Kami menautkan data bencana dengan kehilangan hutan dalam satu daerah aliran sungai, supaya hubungannya terlihat jelas.
Untuk yang bekerja di sana
Banyak orang menggantungkan hidup pada lahan ini, dan kami tidak datang untuk menghakimi. Kami menunjukkan data apa adanya, agar setiap orang memahami konsekuensi dari apa yang terjadi di lapangan.
Data terbuka, bukan tuduhan
Kami menampilkan data resmi dan citra satelit berdampingan, agar pembaca bisa membaca dan membandingkannya sendiri.
Setiap klaim bisa diklik
Semua yang tampil di layar dapat ditelusuri ke dataset sumbernya dalam maksimal dua klik.
Dapat direproduksi
Pipeline data kami terbuka: siapa pun dapat menjalankan ulang dan mendapatkan angka yang sama.
Mulai dari melihat
Kesadaran dimulai dari informasi yang jelas. Buka peta, telusuri wilayahmu, dan bagikan apa yang kamu temukan.
Buka petaBerawal dari obrolan kecil
Mandum Rimba lahir dari obrolan-obrolan kecil di Threads, dari orang-orang yang peduli pada hal yang sama. Ini sebagian ceritanya.




